TATA BAHASA
MAKALAH
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata
Kuliah
Bahasa
Indonesia
Dosen Pengampu : H.
Encang Haerudin, S.Pd M.Pd
Disusun
Oleh Kelompok Tiga (3) :
Aang
Kurniawan
Achmad
Hadiyallah
Dadan
Hamdani
PROGRAM STUDI EKONOMI
SYARIAH
FAKULTAS SYARIAH
INSTITUT AGAMA ISLAM CIPASUNG (IAIC)
TASIKMALAYA
2014
Kata Pengantar
Puja dan puji
syukur selalu kami haturkan kehadirat penguasa seluruh alam yang tiada lain dan
tak ada yang lain kecuali Allah SWT. Karena berkat limpahan rahmat, taufik,
hidayah, serta inayah-Nya, kami bisa menyelesaikan tugas penyusunan Makalah
Bahasa Indonesia dengan judul Tata Bahasa.
Kami selaku
penyusun makalah bagaimanapun juga tak bisa memendam ucapan terima kasih kepada
Bpk H. Encang Haerudin, S.Pd M.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah Bahasa
Indonesia yang telah memberikan arahan dan bimbingan dalam penyusunan makalah
ini, ke-dua orang tua yang yang tak pernah lelah mendukung kelancaran tugas
kami, serta pada teman-teman yang selalu memberikan motivasi demi lancarnya
penyusunan makalah ini.
Tak ada gading
yang tak retak, begitulah adanya makalah ini masih jauh dari sempurna. Dengan
segala kerendahan hati, saran dan kritik yang konstruktif sangat kami harapkan
dari para pembaca demi perbaikan dan peningkatan kualitas penyusunan makalah
dimasa yang akan datang.
Dan kami berharap, semoga makalah
ini bisa memberikan suatu kemanfaatan bagi kami penyusun dan para pembaca serta
referensi bagi penyusun makalah yang senada di waktu yang akan datang. Amin.
Tasikmalaya, 04
Desember 2014
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR..................................................................................... i
DAFTAR
ISI................................................................................................... ii
BAB
I PENDAHULUAN............................................................................... 1
A. Latar Belakang..................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................................. 1
C. Tujuan................................................................................................... 2
BAB
II PEMBAHASAN................................................................................ 2
A. Pengertian bahasa dan tata bahasa....................................................... 2
B. Pemakaian tanda baca.......................................................................... 3
1.
Tanda Titik Koma (;)...................................................................... 3
2.
Tanda Kurung Kurawal ([ ])........................................................... 3
3.
Tanda Penyingkat (apostrof)
(‘)..................................................... 3
C. Penulisan Huruf Besar/Kapital............................................................. 4
BAB
III PENUTUP......................................................................................... 7
A. Kesimpulan........................................................................................... 7
B. Saran..................................................................................................... 7
DAFTAR
PUSTAKA...................................................................................... 8
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Bahasa memiliki peranan penting dalam
kehidupan, karena selain digunakan sebagai alat komunikasi secara langsung,
bahasa juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi secara tulisan, di zaman
era globalisasi dan pembangunan reformasi demokrasi ini, masyarakatdituntut
secara aktif untuk dapat mengawasi dan memahami infrormasi di segala aspek kehidupan
sosial secara baik dan benar, sebagai bahan pendukung kelengkapan
tersebut, bahasa berfungsi sebagai media penyampaian informasi secara baik
dan tepat, dengan penyampaian berita atau materi secara tertulis,
diharapkan masyarakat dapat menggunakan media tersebut secara baik dan benar.
Dalam memadukan satu kesepakatan dalam etika berbahasa, disinilah peran
aturan baku tersebut di gunakan, dalam hal ini kita selaku
warga Negara yang baik hendaknya selalu memperhatikan rambu-rambu ketata
bahasaan Indonesia yang baik dan benar. Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah
sub. materi dalam ketata bahasaan Indonesia, yang memilik peran yang
cukup besar dalam mengatur etika berbahasa secara tertulis sehingga diharapkan
informasi tersebut dapat di sampaikan dan di fahami secara komprehensif dan
terarah. Dalam prakteknya diharapkan aturan tersebut dapatdigunakan dalam
keseharian Masyarakat sehingga proses penggunaan tata bahasa Indonesia dapat
digunakan secara baik dan benar.
B.
Rumusan
Masalah
Agar
lebih memperjelas tentang Tata Bahasa. Maka penulis merumuskan masalahnya sebagi
berikut:
- Apa pengertian Tata Bahasa
- Bagaimana penggunaan tanda baca yang baik dan benar?
- Bagaimana penggunaan huruf kapital?
C.
Tujuan
1.
Untuk
mengetahui definisi tata bahasa
2.
Untuk memahami
penggunaan tanda baca
3.
Untuk
mengetahui penggunaan huruf kapital
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Tata Bahasa
Tata
bahasa merupakan suatu himpunan dari patokan-patokan dalam stuktur bahasa.
Stuktur bahasa itu meliputi bidang-bidang tata bunyi, tata bentuk, tata kata,
dan tata kalimat serta tata makna. Dengan kata lain bahasa meliputi bidang-bidang fonologi, morfologi, dan
sintaksis (Keraf, 1994:27).
Tata bahasa adalah studi struktur
kalimat, terutama sekali dengan acuan kepada sintaksis dan morfologi, kerapkali
disajikan sebagai buku teks atau buku pegangan. Suatu pemberian kaidah- kaidah
yang mengendalikan bahasa secara umum, atau bahasa- bahasa tertentu, yang
mencakup semantik, fonologi, dan bahkan kerapkali pula pragmatic (Crystal 1987:
422).
Dari penjelasan di atas dapat kita
tarik kesimpulan bahwa:
a.
dalam arti sempit tata bahasa mencakup
sintaksis dan morfologi
b.
dalam arti luas tata bahasa selain mencakup sintaksis dan
morfologi, juga mencakup semantik, fonologi, dan pragmatik.
Dari
sumber lain, kita dapati pula keterangan bahwa tata bahasa adalah suatu
pemberian atau deskripsi mengenai struktur suatu menghasilkan kalimat-kalimat
dalam bahasa tersebut. Biasanya juga turut mempertimbangkan makna-makna dan
fungsi-fungsi yang dikandung oleh kalimat-kalimat tersebut dalam keseluruhan
sistem bahasa itu. Pemberian itu mungkin atau tidak meliputi pemberian
bunyi-bunyi suatu bahasa (Ricards [et al] 1987: 125).
B. Pemakaian Tanda Baca
1. Tanda Titik Koma (;)
a. Tanda titik koma dipakai untuk
memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.
Contoh:
-
Hari sudah larut malam; Intan belum
juga datang.
-
Jembatan yang ambruk; masih juga belum
diperbaiki.
b. Tanda titik koma dapat dipakai untuk
memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti
kata penghubung.
Contoh:
-
Waktu istirahat; anak lelaki main bola;
anak perempuan main lompat tali; kejar-kejaran; tapi ada juga anak yang ke
perpustakaan.
-
Perang meletus di Iraq; perundingan PBB
tak dihiraukan; Sadam Husein mengamuk dengan pesawat pemburu, George Bush
kewalahan.
2. Tanda Kurung Kurawal ([ ])
Tanda kurung kurawal atau siku dalam
kaidah bahasa Indonesia dapat dipakai untuk Mengapit penjelasan bagi suatu kalimat
yang sudah ditempatkan dalam tanda kurung.
Contoh:
-
(Memerlukan waktu yang agak lama
[Memikirkan dan mempertimbangkan] hal itu)
-
Persamaan akuntansi
ini (perbedaannya ada di Bab 1 [lihat halaman 38-40]) perlu dipelajari disini.
3. Tanda Penyingkat (apostrof) (‘)
Tanda apostrof dipakai untuk
menunjukkan penghilangan suatu bagian kata
Contoh:
-
Budi bertugas sebagai pembaca pembukaan
UUD ‘45
-
Ijinkan ‘ku pergi berperang (‘ku = aku)
C. Penulisan Huruf Besar/Kapital
1. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama pada kata awal kalimat.
Contoh:
-
Belajarlah dengan tekun!
-
Ibu memasak nasi
-
Adik sedang bermain
2. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
kutipan langsung.
Contoh:
-
Guru bertanya, “Di mana
rumahmu?”
-
“Darimana asalmu?” Tanya Tuti.
-
“Mungkin dia tidak datang,” kata
Risma
3. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama dalam ungkapan-ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal
keagamaan, kitab suci, nama Tuhan dan termasuk kata gantinya.
Contoh:
-
Allah
-
Al-Qur’an
-
Islam
-
Yesus
-
Sang Hyang Widhi
-
Budha Gautama
4. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama gelar kehormatan, keturunan yang diikuti nama orang.
Contoh:
-
Haji Encang Haerudin
-
Sultan Trenggono
5. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang.
Contoh:
-
Presiden Jokowi
-
Jendral Ahmad Yani
6. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama nama orang
Contoh:
-
Elin Anjelita
-
Hero Benar Adilman
-
Uly Siregar
7. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa.
Contoh:
-
bangsa Indonesia
-
suku Sunda
-
bahasa Jawa
8. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama nama hari, bulan, tahun, hari raya, peristiwa sejarah, dan
sebagainya.
Contoh:
-
Kamis
-
Desember
-
tahun Gajah
-
Idul Fitri
-
Kemerdekaan RI
9. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama nama khas dalam geografi.
Contoh:
-
Pantai Losari
-
Lautan Atlantik
10. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama nama resmi suatu badan, lembaga pemerintahan, ketatanegaraan, dan
nama dokumen resmi.
Contoh:
-
Departemen Dalam Negeri
-
Majelis Permusyawaratan Rakyat
-
Undang-Undang Dasar
11. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama semua kata untuk nama buku, majalah, surat kabar, dan judul
karangan, kecuali partikel, seperti di, ke, dari, yang mana tidak terletak pada
posisi awal.
Contoh:
-
Merajut Rahmat Cinta
-
Izdihar
-
Jawa Post
-
Hukum Adat di Indonesia
12. Huruf besar/kapital dipakai dalam
singkatan nama, gelar dan sapaan.
Contoh:
-
Ir (Insinyur)
-
SE.Sy (Sarjana Ekonomi Syari'ah)
-
Ny. (Nyonya)
13. Huruf besar/kapital dipakai sebagai
huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak, ibu, saudara,
kakak, adik, paman, bibi, dan sebagainya yang berfungsi sebagai kata ganti atau
sapaan.
Contoh:
-
Kapan Bapak pergi ke luar
negeri?
-
Selamat siang, Bu?
-
Bagaimana kabarmu, Dik?
Catatan:
Huruf besar tidak dipakai sebagai huruf
pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak dipakai sebagai kata
ganti atau sapaan.
Contoh:
-
Kita harus sopan pada bapak dan ibu
guru
-
Semua bupati diundang ke istana
presiden.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Tata bahasa adalah ilmu yang mempelajari
kaidah-kaidah yang mengatur penggunaan bahasa. Ilmu ini merupakan bagian dari
bidang ilmu yang mempelajari bahasa yaitu linguistik.
Tata bahasa bahasa Indonesia telah diatur dalam buku Tata
Bahasa Baku Bahasa Indonesia (TBBBI). Kualitas penerapan tata bahasa yang benar
dan tepat masih sangat rendah, hal ini terbukti seperti yang dipraktikkan oleh
bangsa Indonesia di media massa maupun saat berkomunikasi di kehidupan nyata
dan kehidupan maya.
B.
Saran
Demikian dalam hal
ini penulis akhiri makalah ini tak lupa mohon maaf kepada semua pihak, kritik
dan saran penulis harapkan demi perbaikan penulisan makalah ini selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
BUDIONO,
Drs E.Y.D (Ejaan Yang Disempurnakan). Jakarta : Bintang Indonesia
MARHIJANTO
BAMBANG, Drs Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Masa Kini. Surabaya : Terbit
Terang